Transformasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Meskipun sistem Electronic Penilaian Kinerja Puskesmas (E-PKP) telah dimanfaatkan sebagai media evaluasi kinerja, proses penyusunan rekomendasi, pemantauan capaian indikator, serta pengelolaan administrasi perizinan masih menghadapi berbagai tantangan. Belum optimalnya standarisasi rekomendasi, keterbatasan analisis data secara real-time, dan proses administrasi yang masih bersifat manual menjadi kendala dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat.
Menjawab kebutuhan tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Barat bekerja sama dengan tim dosen Fakultas Rekayasa Industri Telkom
University melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) untuk
mengoptimalkan aplikasi Electronic Penilaian Kinerja Puskesmas (E-PKP). Program
ini bertujuan memperkuat fungsi E-PKP sebagai sistem pendukung pengambilan
keputusan berbasis data (data-driven decision making) sehingga mampu
meningkatkan efektivitas proses evaluasi kinerja, monitoring, dan pengelolaan
administrasi Puskesmas.
Optimalisasi aplikasi dilakukan melalui pengembangan tiga
modul utama, yaitu modul rekomendasi dan laporan kinerja berbasis data,
dashboard monitoring dan analitik terintegrasi, serta modul digital perizinan
Puskesmas. Ketiga modul tersebut dirancang untuk menghasilkan rekomendasi yang
lebih terstandarisasi, menyajikan visualisasi capaian indikator secara
real-time, serta mendukung pengelolaan dokumen dan proses verifikasi perizinan
secara lebih efisien, transparan, dan terdokumentasi.
Selain pengembangan sistem, tim pengabdian juga
melaksanakan kegiatan sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan kepada para
pengguna aplikasi agar implementasi sistem dapat berjalan secara optimal.
Pendekatan yang diterapkan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan dan
integrasi sistem, uji coba, implementasi, hingga evaluasi dan monitoring secara
berkelanjutan untuk memastikan aplikasi mampu menjawab kebutuhan pengguna.
Hasil implementasi menunjukkan bahwa optimalisasi E-PKP
mampu meningkatkan efisiensi penyusunan laporan kinerja, mempercepat proses
monitoring indikator melalui dashboard analitik, menghasilkan rekomendasi yang
lebih konsisten, serta mendukung pengelolaan administrasi perizinan secara
lebih tertib dan terintegrasi. Kehadiran fitur-fitur baru tersebut diharapkan
dapat membantu pemangku kepentingan dalam melakukan evaluasi dan pengambilan
keputusan secara lebih cepat, objektif, dan berbasis data.
Melalui program ini, Telkom University bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berharap optimalisasi aplikasi E-PKP dapat mendukung terwujudnya tata kelola pelayanan kesehatan primer yang lebih modern, akuntabel, dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital di sektor kesehatan sekaligus menjadi model pengembangan sistem yang dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi Jawa Barat
dr. Raden Vini Adiani Dewi, M.M.R.S

